Pada 24 Januari 2026, siswa-siswi MA Al Ittihad Poncokusumo Malang mengikuti kegiatan edukasi berbasis pembelajaran mendalam di Kampung Coklat. Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan...
TK Dharma Wanita Sumberagung 01 Panggungrejo mengikuti kegiatan Paket Edukasi Manasik Haji pada Sabtu, 24 Januari 2026, sebagai bagian dari pembelajaran religi yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan rukun serta urutan ibadah haji kepada anak-anak melalui praktik langsung, sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diingat.
Kegiatan diawali dengan proses check in di Pintu 1, kemudian peserta diarahkan untuk memulai rangkaian manasik haji dengan miqot. Pada sesi miqot, anak-anak dikenalkan tentang niat ibadah haji, mulai dari tata cara mengenakan perlengkapan sederhana manasik hingga membaca niat bersama-sama. Pendamping dan tim pemandu memberikan penjelasan singkat mengenai makna miqot sebagai tanda dimulainya ibadah haji.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan thawaf di area Taman Edel. Anak-anak diajak berjalan mengelilingi miniatur Ka’bah sambil membaca doa dengan bimbingan mutowif. Melalui kegiatan ini, peserta belajar tentang makna mengelilingi Ka’bah sebagai bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah, dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami sesuai usia mereka.
Setelah thawaf, peserta melaksanakan minum air zam-zam bersama. Pada sesi ini, anak-anak dikenalkan tentang keutamaan air zam-zam serta dianjurkan untuk berdoa sebelum meminumnya. Kegiatan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus penuh makna bagi peserta.
Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan sa’i, yaitu berjalan bolak-balik antara dua titik yang melambangkan Shafa dan Marwah. Anak-anak mengikuti jalur yang telah disiapkan sambil mendengarkan penjelasan tentang kisah Siti Hajar yang penuh keteladanan dalam mencari air untuk Nabi Ismail. Kegiatan sa’i ini dilakukan dengan tertib dan penuh antusias.
Tahapan berikutnya adalah wukuf yang dilaksanakan di area Serambi Masjid. Pada sesi ini, anak-anak diajak untuk duduk tenang, berdoa bersama, serta mendengarkan penjelasan singkat mengenai makna wukuf sebagai puncak ibadah haji. Suasana dibuat khidmat namun tetap nyaman agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik.
Setelah wukuf, peserta melanjutkan kegiatan melontar jumrah di area Patung Kakao. Anak-anak diajak melempar kerikil sebagai simbol melawan sifat buruk dan godaan, dengan penjelasan sederhana agar nilai moral dari kegiatan ini dapat dipahami sejak dini.
Rangkaian manasik haji ditutup dengan tahallul, yaitu simbol pemotongan rambut sebagai tanda selesainya rangkaian ibadah haji. Anak-anak mengikuti tahallul secara simbolis dengan penuh keceriaan, sekaligus menjadi penanda berakhirnya kegiatan manasik haji.
Paket Edukasi Manasik Haji ini diikuti oleh 37 peserta dengan total keseluruhan 143 orang termasuk pendamping. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh tim pemandu profesional Kampung Coklat. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar urutan ibadah haji, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan pemahaman ibadah sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan berkesan.





