Pada 8 Januari 2025, siswa TK Dharma Wanita Banjarsari 2 Selorejo mengikuti kegiatan edukasi di Kampung Coklat sebagai bagian dari penerapan Pembelajaran Mendalam. Kegiatan...
Pada 6 Januari 2025, siswa MI Mamba’ul Falah Gandusari mengikuti kegiatan edukasi kokurikuler bertema tumbuhan di Kampung Coklat. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mengajak siswa mengenal tanaman kakao secara langsung melalui pengalaman nyata di alam terbuka. Suasana belajar di luar kelas memberikan pengalaman baru yang mendorong siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Kegiatan dimulai di area Tani Modern. Di lokasi ini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pembibitan kakao, mulai dari pemilihan bibit, media tanam, hingga perawatan awal tanaman. Materi disampaikan secara runtut agar siswa memahami bahwa proses menumbuhkan tanaman membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Setelah itu, siswa melakukan praktik menanam bibit kakao secara langsung sebagai bentuk penerapan dari pengetahuan yang telah diperoleh.
Setelah praktik menanam, siswa diajak mengenal buah kakao lebih dekat. Mereka mengamati bentuk dan ukuran buah kakao, mempelajari ciri-ciri buah yang telah matang, serta memahami cara membuka buah kakao dengan benar. Kesempatan mencicipi daging buah kakao segar memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan membantu siswa memahami asal-usul cokelat yang sering mereka konsumsi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan ke Cooking Class. Di tempat ini, siswa menikmati cokelat fountain yang manis dan lembut. Aktivitas ini menghubungkan proses budidaya kakao dengan hasil olahannya, sehingga siswa mendapatkan gambaran utuh tentang perjalanan kakao dari tanaman hingga menjadi produk pangan.
Selanjutnya, siswa menuju area animal feeding. Mereka menyaksikan proses pencacahan pakan ternak menggunakan mesin chopper, kemudian memberi makan kambing dan marmut secara langsung. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang keterkaitan antara tumbuhan dan hewan dalam sebuah ekosistem yang saling mendukung.
Sebagai penutup kegiatan, setiap siswa menerima bibit kakao hasil praktik menanam untuk dibawa pulang sebagai media belajar lanjutan di rumah. Selain itu, mereka juga mendapatkan minuman cokelat sebagai penyegar setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan edukasi kokurikuler bertema tumbuhan ini, siswa MI Mamba’ul Falah Gandusari memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, aplikatif, dan menyenangkan. Pembelajaran langsung di alam diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya tanaman dalam kehidupan sehari-hari.





