Pada 27 Januari 2026, anak-anak TK Aisyiyah 2 Sumbergedong Trenggalek mengikuti kegiatan edukasi di Kampung Coklat yang dikemas dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam. Melalui kegiatan...
Pada 27 Januari 2026, siswa-siswi MTs Mamba’ul Jadid Malang mengikuti kegiatan edukasi industri cokelat di Kampung Coklat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas yang dirancang secara mendalam agar peserta didik dapat memahami proses industri cokelat secara utuh, tidak hanya melalui teori, tetapi juga pengalaman langsung.
Tahap Memahami diawali dengan pengenalan kakao sebagai bahan utama pembuatan cokelat. Siswa mempelajari proses budidaya tanaman kakao, pengolahan buah setelah panen, serta tahapan awal sebelum biji kakao masuk ke proses produksi. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik cokelat, di mana siswa mengamati secara langsung alur produksi serta peran mesin-mesin industri dalam mengolah bubuk kakao menjadi bahan cokelat siap pakai. Dari sesi ini, siswa memperoleh gambaran menyeluruh tentang perjalanan cokelat dari bahan mentah hingga produk olahan.
Pada tahap Mengaplikasi, siswa diajak melihat penerapan nyata dari proses yang telah dipelajari. Mereka mengenali bahan-bahan dasar pembuatan cokelat dan melihat hasil olahan secara langsung. Kegiatan di Cooking Class dilengkapi dengan pengalaman mencicipi cokelat dari chocolate fountain, sehingga siswa dapat merasakan sendiri hasil akhir dari rangkaian proses industri yang sebelumnya mereka amati.
Tahap Merefleksi dilakukan dengan mengunjungi Chocolate Gallery untuk mengamati beragam produk cokelat dengan bentuk dan kemasan yang menarik. Melalui diskusi dan refleksi bersama pendamping, siswa diajak meninjau kembali seluruh rangkaian kegiatan, menghubungkan teori dengan praktik, serta memahami pentingnya kualitas, kreativitas, dan proses dalam menghasilkan produk bernilai jual.
Kegiatan edukasi industri cokelat ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa MTs Mamba’ul Jadid Malang. Melalui tahapan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan cara berpikir kritis serta sikap apresiatif terhadap dunia industri dan proses kerja di dalamnya.





