Pondok Ramadan UPT SDN Kalipang 2 (Kelas 1–6): Pembentukan Karakter Islami dan Kepedulian Sosial

Berita Education

Pada 28 Februari 2026, UPT SDN Kalipang 2 menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadan yang diikuti oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter mulia pada diri siswa.

Kegiatan diawali dengan sholat Dhuha berjamaah yang dipandu langsung oleh pemandu Kampung Coklat. Seluruh siswa mengikuti dengan tertib dan khusyuk, serta mendapatkan arahan yang jelas dalam setiap gerakan dan bacaan sholat.

Setelah sholat Dhuha, siswa diajak melakukan tadabur alam di sekitar lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak merenungkan kebesaran Allah SWT dan menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan.

Selanjutnya, siswa memasuki ruangan untuk mengikuti sesi materi utama. Materi pertama membahas Citra Diri Anak Sholeh. Siswa diajak memahami bahwa anak sholeh adalah anak yang rajin beribadah, jujur, disiplin, hormat kepada orang tua dan guru, serta menyayangi teman. Ditekankan bahwa memiliki citra diri yang baik akan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berakhlak mulia.

Materi kedua membahas Bahaya Bullying. Pemateri menjelaskan berbagai bentuk bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui ejekan. Siswa diajak memahami dampak negatif bullying terhadap korban serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan penuh empati.

Penyampaian materi dilakukan dengan metode interaktif seperti tanya jawab, permainan edukatif, dan simulasi sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh jenjang kelas. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusiasme.

Kegiatan Pondok Ramadan ditutup dengan pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah yang kembali dipandu oleh pemandu Kampung Coklat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa UPT SDN Kalipang 2 dapat menjadi generasi yang beriman, berakhlak baik, mampu menjaga pergaulan, serta berani menolak dan mencegah segala bentuk bullying di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts