Pada 8 Januari 2025, siswa TK Dharma Wanita Banjarsari 2 Selorejo mengikuti kegiatan edukasi di Kampung Coklat sebagai bagian dari penerapan Pembelajaran Mendalam. Kegiatan...
Pada 6 Januari 2025, siswa-siswi SMK Ash-Sholihuddin Dampit Malang mengikuti kegiatan edukasi berbasis pembelajaran mendalam di Kampung Coklat. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang utuh melalui tiga pilar pembelajaran, yaitu Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi, sehingga siswa dapat memahami proses, mempraktikkan keterampilan, serta menilai kembali pembelajaran yang diperoleh.
Tahap Memahami diawali dengan pengenalan tentang kakao sebagai bahan utama olahan cokelat. Para siswa mendapatkan penjelasan mengenai asal-usul kakao, proses pengolahan dasar, hingga bagaimana cokelat dikembangkan menjadi berbagai produk minuman yang memiliki nilai jual. Melalui sesi ini, siswa memperoleh gambaran awal tentang potensi cokelat sebagai produk kewirausahaan.
Memasuki tahap Mengaplikasi, siswa melakukan praktik membuat minuman cokelat racikan khas Kampung Coklat. Dengan pendampingan tim pemandu Kampung Coklat, mereka mempelajari cara mengolah bahan-bahan utama, mencampur komposisi yang tepat, serta menyesuaikan rasa agar menghasilkan minuman cokelat yang nikmat. Kegiatan praktik ini melatih keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan kreativitas dalam mengolah produk sederhana menjadi sajian yang bernilai.
Tahap terakhir, Merefleksi, dilakukan melalui sesi pembahasan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Para siswa diajak memahami bagaimana menghitung biaya bahan, proses produksi, dan menentukan harga jual secara sederhana. Melalui refleksi ini, siswa dapat menilai bahwa sebuah produk tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga dari perencanaan usaha dan pengelolaan biaya yang tepat.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian hasil minuman cokelat buatan siswa untuk dinikmati bersama.
Melalui pembelajaran mendalam di Kampung Coklat, siswa SMK Ash-Sholihuddin Dampit Malang memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif, memperkuat keterampilan kewirausahaan, serta membangun pemahaman reflektif yang dapat menjadi bekal di masa depan.





