Pada 3 Februari 2026, peserta didik TK Dharma Wanita 1 Sempu Kediri mengikuti kegiatan edukasi di Kampung Coklat yang dikemas dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam....
Pada 3 Februari 2026, siswa-siswi MTs Mamba’ul Jadid Malang mengikuti kegiatan edukasi industri cokelat di Kampung Coklat. Program ini dikemas sebagai pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung agar peserta didik dapat memahami proses industri cokelat secara komprehensif melalui pendekatan pembelajaran mendalam.
Tahap Memahami diawali dengan pengenalan kakao sebagai komoditas utama dalam pembuatan cokelat. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai proses budidaya tanaman kakao, pengolahan pascapanen, serta faktor-faktor yang memengaruhi kualitas biji kakao sebelum masuk ke tahap produksi. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik cokelat, di mana siswa mengamati secara langsung alur pengolahan kakao, penggunaan mesin, serta penerapan teknologi dalam menghasilkan produk cokelat siap konsumsi.
Memasuki tahap Mengaplikasi, siswa diajak mengenali hasil olahan cokelat secara lebih nyata. Melalui kegiatan di Cooking Class, siswa mendapatkan pengalaman mencicipi cokelat dari chocolate fountain. Aktivitas ini menjadi sarana penerapan dari materi yang telah dipelajari, sehingga siswa dapat mengaitkan proses produksi dengan hasil akhir yang dapat dinikmati secara langsung.
Tahap Merefleksi dilakukan dengan mengunjungi Chocolate Gallery. Di area ini, siswa mengamati beragam produk cokelat dengan variasi bentuk, kemasan, dan konsep pemasaran. Melalui sesi refleksi dan diskusi, siswa diajak untuk meninjau kembali seluruh rangkaian pembelajaran, memahami keterkaitan antara kualitas produk, proses produksi, dan nilai ekonomi, serta menumbuhkan wawasan tentang peluang pengembangan industri dan kewirausahaan.
Kegiatan edukasi industri cokelat ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa MTs Mamba’ul Jadid Malang. Melalui tahapan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan pola pikir kritis, apresiatif, dan kontekstual terhadap dunia industri yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.





