Sabtu, 14 Februari 2026 menjadi hari yang penuh warna bagi siswa-siswi KB Mentari GS Kediri. Sejak rombongan turun dari bus, suasana semangat langsung terasa....
Pada 12 Februari 2026, siswa-siswi SMK Telkom Malang melaksanakan kunjungan edukasi industri cokelat di Kampung Coklat. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai sistem produksi industri pangan melalui pendekatan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi.
Tahap Memahami diawali dengan pengenalan komoditas kakao sebagai bahan baku utama dalam industri cokelat. Siswa memperoleh penjelasan mengenai proses budidaya, penanganan pascapanen, hingga standar kualitas biji kakao yang baik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan observasi langsung ke area produksi. Di pabrik cokelat, siswa mengamati alur kerja industri, mulai dari pengolahan bahan mentah, proses pencampuran, hingga tahap akhir sebelum produk siap dipasarkan. Mereka juga mengenal peran teknologi dan sistem kerja yang mendukung efisiensi produksi.
Pada tahap Mengaplikasi, siswa diajak memahami komposisi bahan dasar cokelat serta melihat hasil pengolahan secara langsung. Pengalaman belajar menjadi lebih konkret melalui sesi mencicipi cokelat dari chocolate fountain di Cooking Class. Melalui aktivitas ini, siswa dapat mengaitkan teori yang telah diperoleh dengan produk nyata yang dihasilkan dari proses industri.
Tahap Merefleksi dilakukan di Chocolate Gallery. Siswa mengamati berbagai varian produk cokelat dengan konsep kemasan dan strategi pemasaran yang beragam. Dalam sesi diskusi, siswa diajak menganalisis keterkaitan antara kualitas bahan baku, proses produksi, inovasi produk, dan nilai jual. Refleksi ini mendorong siswa untuk berpikir kritis serta melihat peluang pengembangan industri di masa depan.
Melalui kegiatan edukasi industri cokelat ini, siswa SMK Telkom Malangmendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif. Pendekatan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi membantu siswa tidak hanya memahami alur industri secara teoritis, tetapi juga mengembangkan cara berpikir analitis dan apresiatif terhadap proses produksi yang memiliki peran penting dalam dunia usaha dan teknologi.





